Ketika doa belum dijawab, banyak orang Kristen pun mulai meragukan apakah Tuhan masih mendengar doa-doanya atau tidak. Sementara itu, beberapa orang mungkin merasa kecewa dan pada akhirnya kehilangan semangat dalam berdoa.
Jika Anda berada di situasi seperti ini, jangan khawatir karena masih banyak lagi tokoh-tokoh dari Alkitab yang pernah melalui situasi serupa.
Maka, apa yang harus dilakukan saat doa tidak dijawab? Alkitab menganjurkan kita agar tidak cepat-cepat menyangka bahwa Tuhan telah meninggalkan kita. Malah sebaliknya, kita diberi nasihat agar tetap bersikap percaya dan terus berdoa serta menyerahkan hidup kepada Dia.
Kadang-kadang jawabannya bisa saja “ya”, kadang “belum”, dan tidak jarang juga “tidak” karena Tuhan mempersiapkan hal lain yang lebih baik. Renungan Kristen hari ini mengajak kita untuk refleksi diri dan peka terhadap kehendak Tuhan. Apa yang Tuhan mau?
Ketika Doa Belum Dijawab, Tetaplah Percaya!
Renungan pagi ini mengajak kita merenung dan berdoa, mengapa Tuhan belum menjawab doa?
Amsal 3:5-6:
“Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.”
Ayat Amsal 3:5-6 menyatakan bahwa kita diminta untuk percaya dan menyerahkan sepenuhnya pada Tuhan. Ini berarti bukan hanya pada saat segala sesuatunya baik, tapi juga pada saat kita bingung, menunggu, atau ada masalah yang belum ada jalan keluarnya.
Dalam banyak kasus, kita ingin mengetahui alasan dari semua hal yang terjadi, namun hikmat Tuhan jauh lebih besar dari pada manusia.
Dengan firman Tuhan yang mengatakan bahwa kita harus “Akuilah Dia dalam segala lakumu,” Dia menyuruh kita untuk melibatkan-Nya dalam setiap keputusan. Bahkan dalam setiap perencanaan, dan perjalanan hidup, kita harus melibatkannya.
Janji-Nya adalah bahwa Tuhan akan “meluruskan jalanmu”. Artinya, Dia yang akan memandu, mengarahkan, dan membuka jalan yang sesuai dengan kehendak-Nya.
Tuhan Selalu Mendengar Doa
Bila doa tidak dikabulkan, pertama yang perlu dipertimbangkan adalah bahwa Tuhan tetap mendengarkan setiap doa yang dilakukan dengan hati tulus.
1 Yohanes 5:14
“Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya”.
Dalam ayat tersebut ditekankan kata kuncinya yaitu “menurut kehendak-Nya.” Sering kali kita mempertanyakan bagaimana jika doa yang kita lakukan tidak sesuai dengan kehendak-Nya? Pada tahap inilah kita diajar untuk merenung dan merendahkan iri dihadapan-Nya.
Sebagai contoh, seorang anak kecil yang meminta bermain dengan benda tajam, orang tua pasti menolak permintaan tersebut, bukan tanpa rasa cinta, melainkan demi perlindungan bagi anak tersebut.
Begitu juga dengan Tuhan, cintanya sering kali terlihat dalam setiap jawaban doa, tetapi kita tidak mengerti kehendak-Nya. Oleh sebab itu, renungan Kristen hari ini mengajak kita semua untuk membangun persekutuan yang benar dengan Allah.
Tujuannya supaya kita mengenal dan peka terhadap jalan dan kehendak-Nya. Oleh sebab itu, jangan mengukur kasih Tuhan dengan jawaban doa yang kita panjatkan kepada-Nya.
Mengapa Tuhan Belum Menjawab Doa?
Ketika doa belum dijawab, maka banyak orang putus asa, kecewa dan tidak mau berdoa lagi. Namun, jika kita membaca Alkitab, Tuhan memberikan banyak sekali alasan mengapa Dia mengizinkan kita menunggu.
1. Tuhan Sedang Mengajarkan Kesabaran
Banyak sekali waktu penantian yang digunakan Tuhan untuk membentuk iman yang semakin matang. Dalam waktu itu, kita belajar beriman kepada-Nya dan bukan kepada keadaan atau situasi.
2. Tuhan Sedang Mempersiapkan Waktu Yang Tepat
Tidak semua berkat baik dikaruniai saat ini juga. Jika Anda pernah merasa suatu berkat menjadi sangat indah jika diterima pada waktu yang tepat.
Pengkhotbah 3:1:
“Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya.”
Kita ingin Tuhan bekerja menurut keinginan kita, namun Tuhan mempunyai perspektif yang lebih luas dari pada apa yang kita inginkan dan pahami.
3. Tuhan Memiliki Rencana yang Lebih Besar
Adakalanya Tuhan tidak mengubah keadaan kita karena Tuhan sedang mengubah hati kita.
Doa bukan hanya sebagai cara memohon sesuatu, tetapi juga cara kita untuk mengenal dan taat kepada kehendak Allah. Semakin kita berdoa, seharusnya kita semakin taat dan bukan semakin banyak permintaan.
Ketika doa belum dijawab: Belajar dari Tokoh Alkitab
Ketika doa belum dijawab. Ada banyak tokoh Alkitab yang bisa dijadikan inspirasi tentang bagaimana tetap setia dan sementara harus bersabar menunggu.
Rasul Paulus berkata untuk meminta supaya “duri dalam dagingnya” untuk diangkat.
Namun jawaban Allah dalam “2 Korintus 12:9”:
Tetapi jawab Tuhan kepadaku: ”Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.” Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku.
Allah tidak mengangkat penderitaan Paulus, tapi menyediakan kekuatan untuk berjuang atasnya.
Belajar dari Maria dan Marta. Saat Lazarus sedang sakit, mereka berharap segera mendapatkan pertolongan Yesus. Namun apa yang terjadi? Tuhan Yesus datang setelah Lazarus meninggal karena penderitaannya selama empat hari.
Dari sudut pandang manusia, semua sudah terlambat. Namun bagi Tuhan, itu adalah saat yang paling tepat.
Apa yang Dilakukan Ketika Doa Belum Dijawab?
Dan apabila doa itu belum dijawab, jangan biarkan kesedihan Anda menjauhkan diri dari Tuhan. Malahan ini adalah saat-saat yang paling tepat bagi iman Anda untuk bertumbuh.
Teruslah untuk Berdoa.
Yesus berkata dalam Lukas 18:1:
“Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu.”
Berdoa tidak hanya berarti meminta, melainkan juga membangun komunikasi dengan Tuhan. Artinya dengan berdoa maka kita menjadi lebih dekat kepada-Nya.
2 Korintus 5:7 mengatakan bahwa: “sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat.”
Jadi dalam keadaan apapun kita harus selalu mengucap syukur. Mengucap syukur doa-doanya di jawab memang sangat mudah. Namun, mengucap syukur ketika doa itu belum dijawab mungkin membutuhkan kedewasaan iman.
Dengan iman berarti membuktikan bahwa kita masih memercayai Tuhan yang terus bekerja. Dengan mempercayai-Nya, maka kita sedang belajar taat kepada Tuhan.
Penutup: Ketika Doa Belum Dijawab
Bila doa belum dijawab, jangan menyerah mengharapkan Tuhan. Tetaplah mendatangi-Nya melalui doa, teruslah membaca firman-Nya, dan yakinlah bahwa Dia tahu apa yang terbaik untuk hidup Anda.
Bisa jadi jawaban yang Anda harapkan belum tampak hari ini. Tetapi Tuhan bekerja, bahkan bila Anda belum melihat-Nya.
Harap diperhatikan, Tuhan tidak selalu memberikan sesuai permintaan kita, namun Dia akan selalu memberikan sesuai dengan kebutuhan kita.
Percayalah, karena tidak ada doa yang diajukan dengan iman yang sia-sia di hadapan-Nya. Tetaplah setia dan taat kepada firman-Nya, karena selalu ada berkat bagi orang yang setia kepada-Nya.
Doa
Tuhan Yesus, aku bersyukur untuk setiap kasih setia-Mu di dalam hidupku sampai hari ini. Aku percaya bahwa ketika doaku belum Engkau jawab, itu bukan berarti kasih-Mu menjadi berkurang, tetapi Engkau sedang mengajar dan membentuk karakterku. Oleh karena itu, berikan aku kekuatan, kepekaan, dan hati yang taat.
Berikan aku hati yang sabar, iman yang teguh, dan keberanian untuk tetap berjalan bersama-Mu meski sedang berada di tengah badai. Aku mempercayakan seluruh hidup dan masa depanku kepada-Mu, biarlah rancangan dan kehendak-Mu yang terjadi, haleluya, Amin.






