Renungan Harian Singkat, “Tuhan Tidak Pernah Meninggalkanmu.” Kesulitan dan masalah Kehidupan sering membuat orang percaya putus asa, lelah dan berada dalam titik terendah. Tidak sedikit yang merasa Tuhan sudah diam dan meninggalkan dirinya.
Pada kesempatan ini, renungan harian singkat mengingatkan kita, “Tuhan tidak pernah meninggalkanmu”. Hal ini sesuai dengan apa yang ditulis Kitab Suci dalam Ibrani 13:5b:
Karena Allah telah berfirman: Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.
Firman Tuhan di atas jelas menegaskan bahwa Tuhan sekali-kali tidak akan meninggalkan umat-Nya. Mungkin hari ini kita sedang terluka, sedih, memiliki pergumulan yang berat, sehingga kehidupan kita sedang tidak baik-baik saja.
Dalam keadaan seperti ini, apa yang akan kita lalukan? Apakah kita meratapi hidup dan menangisinya atau kita bangkit dan datang kepada Allah yang hidup.
Renungan Harian Singkat
Sebagai orang-orang yang sudah dimerdekakan di dalam Kristus, harusnya iman kita semakin bertumbuh meski berada dalam situasi sulit, ancaman atau tekanan hidup. Namun, tidak semua orang Kristen hidup dalam iman yang benar.
Oleh karena itu, jika persoalan dan badai hidup datang begitu kuat, mereka tidak sanggup menanggungnya. Saya pikir kita semua pernah berada pada masa-masa sulit, dan kita sadar betul seperti apa keadaan itu.
Adakalanya ketika ketika masalah datang berturut-turut, maka iman seseorang menjadi goyah. Dan mungkin ada yang mempertanyakannya, Tuhan di mana Engkau? Mengapa Engkau tidak datang menolongku?
Sepertinya Tuhan diam.
Matius 11:28:
Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
Renungan harian singkat hari ini mengajak kita semua untuk datang kepada Yesus, dan menyerahkan beban hidup kepada-Nya. Jangan takut dan berputus asa, percayalah Dia akan memberikan jalan keluar dan kekuatan yang baru kepada kita
Renungan Harian Singkat: Ketika Kita Merasa Tuhan Jauh
Pernahkah terlintas di pikiran kita bahwa Tuhan itu jauh dan tidak menjawab doa? Pertanyaan seperti sangat logis ketika seseorang sudah benar-benar berada pada titik terendah dalam hidup.
Semuanya seperti jalan buntu, tidak ada keluarga, saudara atau teman yang mendukung ketika berada pada masa-masa sulit. Sepertinya, kita sedang sendirian.
Namun Tuhan sebenarnya tidak jauh, Dia memperhatikan, mendengarkan dan mendampingi kita.
Mazmur 55:23 mengingatkan kita:
Serahkanlah kuatirmu kepada Tuhan, maka Ia akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah.
Firman Tuhan di atas mengingatkan bahwa kita tidak mampu untuk menanggung beban yang begitu berat. Oleh karena itu, kita diajar untuk percaya dan menyerahkan kekhawatiran itu kepada Allah.
Kalimat “Maka Ia akan memelihara engkau” menegaskan bahwa ini adalah bukti nyata dari kasih Allah. Dia bukan Allah yang jauh, Dia sangat dekat dan memelihara hidup kita.
Artinya, ketika keadaan dan situasi tidak baik, Tuhan selalu ada di dekat kita. Ketika sahabat atau bahkan keluarga tidak peduli dengan keadaan kita, Tuhan juga tetap disisi kita. Bahkan ketika kita gagal berulang kali, Tuhan tetap di dekat untuk menopang dan memberikan kekuatan.
Tuhan Ada Meski Dalam Lembah Kekelaman
Ada satu ayat yang indah dan selalu menguatkan saya ketika membaca Alkitab. Firman Tuhan itu terambil dalam Mazmur 23:4 dan mengatakan:
Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.
Secara pribadi, saya sangat menyukai cara Daud menggambarkan perjalanan hidupnya bersama dengan Tuhan. “Lembah Kekelaman” untuk menggambarkan betapa bahayanya perjalanan hidup Daud. Meskipun demikian, dia tidak takut bahaya, karena Allah menjadi penolong dan pelindungnya.
Pernahkah kita mengatakan demikian: “Tuhan adalah penolongku, aku tidak takut”. Terpujilah nama Tuhan jika kita berani mengatakan hal seperti ini. Artinya, persoalan boleh saja terjadi, badai hidup boleh saja menerpa, tetapi saya akan tetap percaya kepada Allah saja.
Tuhan Tidak Pernah Meninggalkanmu
Saya teringat pada Firman Tuhan yang tertulis dalam Yesaya 40:31. Ayat ini mengatakan bahwa:
Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.
Orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan mendapat kekuatan yang baru. Artinya, setiap orang yang percaya, menyerahkan hidupnya dan menantikan Dia dengan setia akan mendapatkan kekuatan yang baru.
Mereka akan mendapatkan sukacita, kedamaian dan pengharapan yang baru, Allah ada bersama-sama dengan umat-Nya.
Jadi, jika hari ini persoalan hidup kita begitu rumit, dan beban hidup terlalu berat, percayalah kepada Allah. Dia tidak akan meninggalkanmu sendirian. Meski Tuhan mengizinkan berbagai hal terjadi, Dia tidak membiarkan kita menanggungnya sendirian.
Saudara-saudariku yang kekasih, apa yang sedang kamu takutkan hari ini? Apakah kamu takut masa tuamu akan kesulitan, takut anak-anak tidak bisa kuliah, takut usahamu bangkrut atau yang lainnya.
Tidak peduli sesulit apapun masalahmu hari ini, say ingin mengatakan, “Percayalah kepada Allah dan hiduplah dengan setia di hadapan-Nya.
Percayalah, Dia adalah Allah yang hidup, alam semesta berada di dalam kontrol-Nya. Dia tidak akan membiarkan kakimu goyah dan terjatuh. Jika Allah kita begitu Maha Kuasa, masakan Dia tidak mampu memelihara hidup anak-anak-Nya yang setia.
Tuhan Masih Bersama Kita Hari Ini
Yesaya 41:10 berkata:
Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.
Saya sangat menyukai firman Tuhan ini, isinya begitu indah dan menyatakan bahwa Allah tidak pernah meninggalkan anak-anak-Nya yang setia kepada-Nya.
Kata “Jangan takut”, mengingatkan kita bahwa perjalanan hidup sering kali penuh tantangan, ancaman, penderitaan dan bahkan persoalan yang rumit. Meskipun demikian, kita tidak boleh takut dan berputus asa, karena kita memiliki Allah yang hidup.
Ketika kehidupan serba tidak pasti, doa belum dijawab, masalah finansial menerpa, tetaplah kuat; firman-Nya mengingatkan supaya kita jangan bimbang dan takut. Dia akan menolong dan meneguhkan kita.
Renungan harian singkat hari ini mengajarkan beberapa hal penting; jangan takut, jangan bimbang, Tuhan akan menyertai dan Dia akan menolong.
Kesimpulan: Renungan Harian Singkat
Karena kehidupan ini serba tidak pasti, kita diajar dan diajak untuk taat dan bergantung sepenuh kepada Allah. Setiap orang memiliki perjalanan hidupnya masing-masing.
Mungkin hari ada yang sedang bahagia, usahanya berhasil, anak-anak bisa lulus kuliah semua. Namun, mungkin ada yang sebaliknya. Ada yang sedang berada pada masa-masa sulit, anak-anaknya tidak bisa kuliah, masalah keluarga semakin kompleks.
Satu hal yang saya ingin katakan, tetaplah setia kepada Allah, berlutut dan berdoalah kepada-Nya. Tidak peduli seberapa berat dan peliknya kehidupanmu saat ini, saya percaya Tuhan Yesus sangat mengasihimu. Dia ingin kamu datang dan berbicara kepada-Nya, berdoalah kepada Tuhan.
Percayalah, Tuhan kita adalah Allah yang hidup. Dia bukan Allah yang jauh dan bukan Allah yang tidak bisa mendengar. Dia begitu mengasihi kita sampai hari ini, Dia tidak pernah meninggalkanmu. Orang yang setia akan diberkati.