Peran Orang Tua dalam Membentuk Karakter Anak

Peran orang tua

Peran orang tua dalam membentuk karakter anak dan menanamkan nilai-nilai moral sejak dini akan mempengaruhi perkembangan sikap, perilaku dan emosional mereka ketika dewasa. Pertama kali anak-anak belajar mengenai hal yang baik dan buruk adalah dari keluarga.

Oleh karena itu, keteladanan orang tua dalam bertindak dan bertutur kata akan ditiru oleh anak-anak. Apabila orang tua memiliki sikap dan perilaku yang baik, maka anak-anak juga akan tumbuh dengan perilaku yang baik.

Demikian juga sebaliknya, keluarga yang memiliki gaya hidup tidak baik seperti pertengkaran dan kekerasan akan membuat anak tumbuh dengan tidak percaya diri.

Ingatlah bahwa anak-anak akan merekam dan belajar dari setiap peristiwa di lingkungan terdekatnya. Orang tua adalah model yang akan menjadi panutan seorang mereka.

Jika orang tua memberi contoh hal-hal yang kurang baik maka anak-anak akan tumbuh dengan sikap dan perbuatan yang tidak baik pula. Oleh karena itu, pendidikan orang tua di rumah akan menentukan sikap dan perilaku mereka di masa yang akan datang.

Peran Orang Tua dalam Mendidik Anak

Kata “peran” menunjuk kepada fungsi dari ayah dan ibu di rumah, baik sebagai orang tua maupun sebagai pendidik.

Mengapa demikian? Karena keluarga adalah tempat pembentukan, tempat menanamkan nilai-nilai moral dan tempat menanamkan nilai-nilai budi pekerti. Baca juga artikel tentang keluarga sebagai tempat pendidikan di sini.

Keluarga adalah tempat terbaik, karena apa yang keluarga ajarkan kepada anak-anak akan membentuk sikap dan perilaku mereka seumur hidup. Dalam keluarga, anak-anak akan belajar tentang cinta, kasih sayang, kerjasama, tanggung jawab, kepedulian dan juga nilai-nilai spiritual.

Apabila mereka tidak mendapatkan pendidikan tersebut, maka orang tua telah gagal dalam melaksanakan peran atau fungsinya sebagai orang tua.

Keberhasilan pendidikan di rumah tentu akan memudahkan pendidikan selanjutnya, yakni pendidikan di sekolah. Ada beberapa peran orang tua yang harus dipahami dengan baik, artikel ini akan membahasnya secara sederhana.

Peran orang tua pertama: Membesarkan dan Memberi Kasih Sayang

Orang tua memiliki peran dan tanggung jawab dalam membesarkan anak-anak dengan penuh kasih sayang. Hal ini perlu dipahami oleh setiap orang yang telah menikah dan memiliki anak.

    Membesarkan, mengasuh dan mencukupi kebutuhan anak adalah adalah tugas utama kedua orang tua. Artinya pasangan yang menikah harus siap dengan segala konsekuensi ketika sudah memiliki anak, yaitu membesarkan dan mendidik mereka dengan penuh kasih sayang.

    Peran kedua: Memberikan pendidikan

    Orang tua harus bertanggung jawab dalam mendidik anak di rumah dan juga memberikan pendidikan formal di sekolah.

      Mereka tidak boleh sibuk dengan pekerjaan dan melupakan anak-anaknya. Apabila ada persoalan keluarga yang menyebabkan mereka harus bercerai, maka anak-anak harus menjadi perhatian utama.

      Orang tua yang baik dan bertanggung jawab tidak akan meninggalkan atau menelantarkan anak-anaknya.

      Peran Orang Tua Ketiga: Menjadi Teladan

      Peran orang tua yang ketiga adalah mereka harus menjadi teladan bagi anak-anaknya di rumah. Hal ini penting karena keteladanan lebih mudah diikuti oleh anak-anak dari pada hanya uraian kata-kata saja.

        Sebaiknya, orang tua jangan pernah menunjukkan kata-kata yang kurang sopan atau pertengkaran kepada anak. Hal seperti ini bisa memberikan dampak yang kurang baik kepada anak-anak.

        Ketika orang tua sedang mendidik anak tentang kasih dan kepedulian, maka orang tua harus memberikan contoh yang konkret kepada anak.

        Misalnya, orang tua bisa langsung menyuruh mereka untuk berbagi makanan atau minuman dengan teman-temannya di sekolah.

        Peran Keempat: Mengajarkan Disiplin dan Tanggung Jawab

        Peran orang tua dalam mendidik anak yang terakhir adalah memberikan pengajaran tentang sikap disiplin, bertanggung jawab dan berani mengakui kesalahan.

          Ketiga hal ini akan membentuk sikap dan karakter mereka ke depan, sehingga harus di bentuk sejak dini. Mereka harus diajarkan untuk disiplin waktu dalam segala hal dan tentunya selalu bertanggung jawab.

          Apabila orang tua mendidik dan mengajarkan ketiga hal tersebut, maka anak-anak akan tumbuh menjadi orang yang bekerja keras, disiplin, bertanggung jawab, dapat diandalkan

          Kesimpulan

          Peran orang tua dalam mendidik dan menanamkan nilai-nilai moral serta spiritual sejak dini memang sangat penting, karena usia 0-6 tahun adalah usia yang paling ideal. Pada tahap ini, seorang anak benar-benar melihat, mengamati, meniru, mendengar dan juga mempraktikkan apa yang mereka telah pelajari.

          Jika pada usia ini orang tua melakukan peranannya dengan baik, maka kemungkinkan besar anak-anak akan tumbuh dengan pembalajaran yang baik. Namun jika pada tahap ini anak-anak melihat, mengatami, mendengar dan menirukan hal-hal yangkurang baik, maka mereka tumbuh kembang anak akan terganggu.

          Oleh karena itu, anak-anak yang bermasalah, anak-anak yang nakal dan anak-anak yang manja ditentukan pada tahap ini. Jadi, mendidik dan menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual yang disertai dengan kasih sayang, ketegasan dan tanggung jawab adalah kunci dari keberhasilan pendidikan anak di rumah.

          About The Author

          Related posts

          Leave a Reply

          Your email address will not be published. Required fields are marked *